Text Select - Hello Kitty

Sabtu, 25 Oktober 2014

konsep-konsep berubah



KONSEP BERUBAH

A.   DEFINISI  KONSEP BERUBAH
                        Perubahan merupakan suatu proses dimana terjadinya peralihan/ perpindahan dari status tetap (statis) mjd status yg bersifat dinamis, artinya dpt menyesuaikan diri dengan lingkungan yg ada.

B.   SIFAT PROSES BERUBAH
  1. Perubahan bersifat berkembang
            Sifat perubahan ini mengikuti dari proses perkembangan yg ada, baik pd individu, kelompok atau masyarakat scr umum.
Proses perkembangan ini dimulai dr keadaan yg paling mendasar menuju keadaan yg optimal.
Ex: perkembangan manusiaàsifat fisik yg sllu berubah dlm tingkat perkembangan.
2. Perubahan bersifat spontan
            Terjadi krn keadaan yg dapat memberikan respons tersendiri terhadap kejadian2 yg bersifat alamiah yg diluar kehendak manusia, sulit diprediksi, sulit diantisipasi.
Ex: Keadaan alam, longsor, banjir
3. Perubahan bersifat direncanakan
            Perubahan ini dilakukan bagi individu, kelompok atau masyarakat yg ingin mengadakan perubahan kearah yg lebih maju atau mencapai tingkat per{an yg lebih baik dari keadaan sebelumnya.
Ex: perubahan sistem pendidikan keperawatan di Indonesia yang selalu mengadakan perubahan sejalan dengan perkembangan sistem pelayanan kesh pd umumnya.

C.   TEORI – TEORI PERUBAHAN
1.    Teori Kurt Lewin (1951)
a.    Unfreezing (pencairan)
           Motivasi yg kuat utk beranjak dr keadaan semula & berubahnya keseimbangan yg ada, merasa perlu utk berubah & berupaya utk berubah, menyiapkan diri dan siap utk berubah atau melakukan perubahan.
EX : dari siswa menjadi mahasiswa maka kita harus menggalkan kebiasaan dibangku siswa dan kita harus mengikuti aturan – aturan yang berlaku di mahasiswa
b.    Moving (bergerak)
          Bergerak menuju keadaan yg baru/ thp perkembangan baru krn memiliki ckp informasi serta sikap & kemampuan utk berubah, memahami mslh yg dihadapi & mengetahui langkah2 penyelesaian yg hrs dilakukan kemudian melakukan langkah nyata utk berubah.
EX : ketika menjadi siswa Cuma mendengarkan, menulis, mencontek, ketergantungan kepada guru. Tetapi ketika di tingkat mahsiswa kita harus mencari materi sendiri , selalu siap di dalam kelas, dan tidak bergntung kepada dosen.

c.    Refreezing (pembekuan)
          Motivasi tlh mencapai tingkat atau thp baru atau mencapai keseimbangan baru. Tngkat baru yg tlh dicapai hrs dijaga agar tdk mengalami kemunduran atau bergerak mundur pd tingkat atau tahap perkembangan semula.
EX : mempertahankan, misalnya mempertahankan nilai, jika nilai kita bagus maka kita harus mempertahankan tetpi jika nilai kita kurang baik maka diharapkan seorang mahasiswa untuk meningkatkan cara belejar kita.

2.    Teori Roger (1962)
·         Roger (1962)à mengembangkan teori Lewin (1951) ttg 3 tahap perubahan dgn menekankan pd latar belakang individu yg terlibat dlm perubahan & lingkungan dimana perubahan tsb dilaksanakan.
·         5 tahap perubahan Roger à AIETA (Awareness, Interest, Evaluation, Trial, Adoption) à Kesadaran, Keinginan, Evaluasi, Mencoba, Penerimaan
EX :
-       Kesadaran
Sadar ingin lebih baik, maka dari itu langsung berubah
-       Keinginan
Dari kesadaran tersebut timbul keinginan lebih rajin, banyak bertanya, agar mendapatkan nilai IP yang bagus
-       Evaluasi
Setelah rajin belajar maka diri kita harus mengevaluasi diri, agar lebih baik. Misalnya, meningkatkan cara belajar kita.
-       Mencoba
Setelah mengevaluasi diri maka kita harus mencoba untuk menerapkan.
-       Penerimaan
Menerima hasil dari usaha tersebut. Jika baik maka harus dipertahankan jika kurang baik maka kita harus meningkatkan cara belajar kita.

3.    Teori Lipitts (1973)
a.    Menentukan masalah
àsetiap individu yg terlibat dlm perubahan hrs membuka diri & menghindari keputusan sblm smua fakta dpt dikumpulkan.
Ex : biasanya digunakan oleh kelompok untuk mencari masalah dengan tujuan untuk melakukan perubahan dengan cara di lakukan diskusi.
b.    Mengkaji motivasi & kapasitas perubahan
·         Smua org yg terlibat & lingkungan yg tersedia hrs dikaji ttg kemampuan, hambatan yg mungkin timbul, & dukungan yg akan diberikan.
·         Fokus perubahan pd tahap ini adl mengidentifikasi faktor2 yg mendukung & menghambat terhadap proses perubahan tsb.
EX : harus ada dukungan, saran dan motivasi didalam kelompok tersebut.
c.    Mengkaji motivasi change agent & sarana yg tersedia.
·         diperlukan suatu komitmen & motivasi manajer dlm proses perubahan.
·         Pandangan manajer ttg perubahan hrs dpt diterima oleh staff & dpt dipercaya.
·         Manajer hrs menunjukkan motivasi yg tinggi & keseriusan dlm pelaksanaan perubahan dgn slalu mendengarkan masukan2 dr staff & selalu mencari solusi yg terbaik.
EX : jika elompokingin berubah maka kelompok tersebut harus mempuyai komitmen
d.    Menyeleksi tujuan perubahan
·         Perubahan hrs sdh disusun sbg suatu kegiatan scr operasional, teroroganisasi, berurutan, kpd siapa perubahan akan berdampak, & kpn wkt yg tepat utk dilaksanakan.
·         Diperlukan target wkt & perlu dilakukan uji coba sblm menentukan efektifitas perubahan.
EX : dari masala tersebut harus mempunyai dampak perubhan yang lebih baik.
e.    Memilih peran yg sesuai dilaksanakn oleh change agent.
·         Perlu adanya pemilihan seorang  pemimpin yg ahli dlm bidangnya.
·         Dpt memberikan masukan & solusi yg terbaik dlm perubahan.
·         Perubahan akan berhasil dgn baik apabila ant pemimpin & staff memiliki pemahaman yg sama & kemampuan dlm melaksanakan perubahan tsb.
EX : yang mempin harus ada yang ahli.
f.     Mempertahankan perubahan yang telah dimulai
·         Sekali perubahan sdh dilaksanakan, maka hrs dipertahankan dgn komitmen yg ada.
·         Komunikasi hrs terbuka & terus diinformasikan agar stiap pertanyaan yg masuk & permasalahan yg tjd dpt diambil solusi yg terbaik oleh kedua belah pihak.
EX : mempertahankan dan meningkatkan seusuatu yang sudah ada
g.    Mengakhiri bantuan
·         Slama proses mengakhiri perubahan, maka hrs selalu diikuti oleh perencanaan yg berkelanjutan dr seorang manajer.
·         Hal ini hrs dilaksanakan scr bertahap agar individu yg terlibat mempunyai tgg jwb & dpt mempertahankan perubahan.
·         Manajer hrs terus-menerus bersedia mjd konsultan.
EX : jika ingin berubah maka kita harus bisa jika sudah siap maka kita harus mandiri berfikir dewasa, tidak harus bergantung pada orang lain.

D.   STRATEGI MEMBUAT PERUBAHAN
a.    Memiliki visi yang jelas
b.    Menciptakan budaya organisasi tentang nilai2 moral & percaya kpd orang lain.
c.    Sistem komunikasi yg jelas, singkat, dan sesering mungkin.
d.    Keterlibatan orang yang tepat.

E.   KUNCI SUKSES STRATEGI UNTUK TERJADINYA PERUBAHAN YANG BAIK
a.    Mulai dari diri sendiri
b.    Mulai dari hal – hal yang kecil
c.    Mulai dari sekarang

F.    PEDOMAN UNTUK PELAKSANAAN PERUBAHAN
a.    Keterlibatan
b.    Motivasi
c.    Perencanaan
terncana
d.    Legitimasi
Hokum yang berlaku, atau harus mempunyai ijin yang lebih kuat dan jelas atau luas
e.    Pendidikan
Jika pendidikan lebih tinggi dan pengetahuan lebih luas maka mahasiawa tersebu lebih cepat untuk melakukan perubahan diri
f.     Manajemen
baik
g.    Harapan
Agar lebih baik lagi dan menghasilkan IP yang bagus
h.    Asuh (nurturen)
Jika mahsiswa tersebut mempunyai kepribadian yang baik maka mahasiswa terasebut akan dianggap baik oleh masyarakat atau lembaga
i.      Percaya (amanah)

G.   HAMBATAN DALAM PERUBAHAN
a.    Ancaman kepentingan pribadi
Seorang mahasiswa mencoba untuk merubah kebiasaan yang negatif, tetapi diancam oleh teman nya.
b.    Persepsi yg kurang tepat
Pandangan seorang mahasiswa terhadap sesuatu yang kurang tepat. Contoh (seorang laki – laki jika tidak merokok maka kurang jentel, dan malu. Padahal jika berbicara masalah kesehatan merokok dapat mengganggu kesehatan)
c.    Reaksi psikologis
EX : jika tidak merokok maka pikiran kita tidak lancer, merokok adalah makanan utama.
d.    Toleransi terhadap perubahan rendah
Jika seseorang melakukan perubahan hanya setengah-setengah (1/2), maka akan muda terpengaruh.
e.    Kebiasaan
Jika seseorang sudah terbiasa meokok makasulit untuk melakukan perubahan.
f.     Ketergantungan
Seseorang yag ketergantungan dengan rokok maka orang  tersebut, tidak biasa di pisahkan dengan rokok
g.    Perasaan tidak aman
Ketika sudah berhenti merokok , seseorang tersebut merasa asing,tidak bisa menyesuaikan diri.
h.    Norma
Kebiasaan yang buruk adalah etika yang tidak baik.


Langkah strategis dalam menghadapi trend – issues perubahan keperawatan dimasa depan

Langkah strategis dalam menghadapi trend-issue perubahan keperawatan dimasa depan  
1.    Peningkatan pendidikan bagi perawat “practicioners”
2.    Pengembangan ilmu keperawatan
3.    Perubahan paradigma & lingkup riset keperawatan

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Posting Komentar